Masyarakat Ekonomi ASEAN (2015) sudah Siapkah Indonesia ?

 

Jika Anda belum tau, pada tahun 2015 mendatang, Indonesia bersama dengan kesembilan negara ASEAN lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC). Sudah siapkah Negara Ini untuk bersaing dengan negara negara asean yang lain nya yg jika kita lihat dengan segala pemberitaan yang ada,untuk teknologi dan sumberdaya nya kita jauh tertinggal.lalu keuntungan Dan kerugian seperti apa yang akan kita dapat jika memang MEA ini benar terealisasikan di tahun mendatang.

Perlu diketahui bahwa pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 bukanlah sebuah proyek ”mercusuar” tanpa roadmap yang jelas. MEA 2015 adalah proyek yang telah lama disiapkan seluruh anggota ASEAN dengan visi yang kuat.
MEA 2015 hanyalah salah satu pilar dari 10 visi mewujudkan ASEAN Community. Kesepuluh pilar visi ASEAN Community tersebut adalahoutward looking, economic integration, harmonious environment, prosperity, caring societies, common regional identity, living in peace, stability, democratic, dan shared cultural heritage (Kementerian Luar Negeri, 2014).jika kita membandingkan Indonesia dengan negara yang lainnya sebut saja lah singapura negara yang luas wilayah nya hanya seujung jari Indonesia ini sudah tidak bisa di ragukan lagi untuk beberapa sektor mungkin dia lebih unggul di banding kita misalkan saja pada sektor kesehatan,pendidikan,dan teknologi.mungkin posisi kita sedikit di bawah jika membandingkan nya dengan negara yang mungil ini.

 

setelah singapura nama Vietnam yang dulunya yg hanya kita ketahui cuma salah satu negara di asia tenggara beberapa tahun ini sering di beritakan di bebrapa media .ya,negara ini sepertinya sedang naik daun untuk beberapa sektor yang memang dia bisa kita akui lebih unggul dari kitya.seperti sektor mebel ekspor.industri kayu di vietnam sudah tidak b isa di ragukan lagi kualitas nya .tetapi untuk sektor pendidikan misalnya jika kita membandingkannya vietnam lebih jauh tertinggal di banding indonesia.

lalu sudah siapkah negara ini menghadapi MEA?

jika kita melihat dalam sisi makro entah itu makro pada bidang ekonomi pariwisata pendidikan atau pun kesehatan.Indonesia sudah bisa di kategorikan berada posisi yang hampir siap.mengingat mulai banyak sektor sektor di negara kita yang gencar di rombak bahkan di perbarui oleh pemerintah.

 siapa yang tidak kenal dengan ini? ya pulau komodo yang termasuk kedalam salah satu new seven wonder ini bisa mendukung indonesia pada bidang pariwisata.jika mengkaji pariwisata indonesia memang jauh lebih unggul untuk wisata yang benar benar menawarkan ke asrian alam nya.

Menghadapi persaingan bebas dengan para pendatang saat MEA tahun 2015, bagaimana agar merek Indonesia, entah produk atau jasa bisa dikenal, tidak hanya oleh pasar dalam negeri namun juga oleh luar negeri sehingga mampu bersaing dengan para pendatang asing?

kaskus-forum.blogspot.com - 15 Produk Buatan Indonesia Yang Mendunia kaskus-forum.blogspot.com - 15 Produk Buatan Indonesia Yang Mendunia 

kopi kapal api

untuk beberapa produk di atas negara negara asean baghkan eropa pun sudah mengenal produk produk lokal indonesia ini.artinya dalam segi perdagangan produk kita bisa di kategorikan siap tempur Untuk mea 2015.

yang menjadi masalah yaitu jasa.SDM Indonesia masih di ragukan beberapa negara laiinya contohnya pada bidang kesehatan.

orang indonesia sendiri pun juga meragukan SDm negara nya sendiri.Padahal kualitas dokter dokter di indonesia bisa di kategorikan bagus begitu juga fasilitas rumah sakit yang di tawarkan.cuma ada beberapa alat saja yg tidak ada di indonesia dan itu kasusnya cuma 1:10

Seperti koin yang memiliki 2 sisi, Indonesia juga dihadapkan dengan kerugian-kerugian dari MEA 2015 jika persiapan mengahadapi pasar bebas ini tidak matang. Hal yang paling ditakutkan adalah kesamaan produk Indonesia dengan negara lain. Kurangnya standardisasi dan seritifikasi produk di dalam negeri akan menciptakan peluang bagi produk impor untuk menggempur perdagangan di Indonesia. Standardisasi dan sertifikasi produk merupakan hal yang penting guna mencegah kesamaan produk Indonesia dengan negara lain. Dalam MEA 2015 mendatang, tempe orek makanan asli Indonesia terancam akan diambil alih negara lain seperti Thailand. Pasalnya dalam pembuatan tempe belum mendapat sertifikasi dan stadardisasi.
“Nanti produksi tempe yang 99 persen di UKM kita kan mereka (Thailand) bisa serang dari sisi higienisnya di pertanyakan orang. Sekarang banyak investor minta studi perusahaan tempe karena masih belum bersih, buatnya saja di injak injak,” cetus Ekonom, Hendri Saparini. Sudah cukup budaya yang diklaim oleh negara tetangga, jangan sampai makanan pun di akui lagi oleh negara seberang. Kerugian lain yang akan dihadapi adalah terancamnya daya saing tenaga kerja Indonesia. Jumlah tenaga kerja yang kurang terdidik di Indonesia masih tinggi yakni mereka yang berpendidikan di bawah SD dan SMP mencapai 68,27 persen atau 74.873.270 jiwa dari jumlah penduduk yang bekerja sekitar 110.808.154 jiwa. 80 persen pengangguran Indonesia hanya lulusan SMP dan SD. Jika dibandingkan dengan pengangguran negara tetangga, 80 persen pengangguran Singapura dan Malaysia adalah lulusan perguruan tinggi dan SMA.
Hal ini mengkhawatirkan karena bisa saja tenaga kerja negara tetangga mengambil alih lapangan kerja di Indonesia. Cukup sudah Indonesia mengimpor beras dari negara lain, padahal Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki bahan-bahan pokok yang melimpah. Jangan sampai, tenaga kerja pun diimpor dari negara-negara tetangga.

Dapat disimpulkan bahwa MEA 2015 bisa mendatangkan keuntungan bagi Indonesia. Namun, jika tidak disiapkan dengan matang, MEA 2015 akan menjadi boomerang bagi Indonesia. Keuntungan atau kerugiankah yang akan dialami oleh Indonesia akan ditentukan oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia sendiri. Pemerintah harus segera berbenah diri dalam menghadapi MEA 2015 ini agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri

http://economy.okezone.com/read/2014/03/24/23/959646/mea-2015-dan-daya-saing-kita

http://manajemenppm.wordpress.com/2013/11/15/menghadapi-masyarakat-ekonomi-asean-mea-2015/comment-page-1/

http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2014/06/12/mea-2015-menguntungkan-atau-merugikan-perekonomian-indonesia-665606.html

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s